Selasa, 01 Desember 2020
Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana : Rabu, 14 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Himedik.com - Seperti halnya merokok, berciuman juga disebut bisa tingkatkan risiko kanker mulut. Hal ini dinyatakan oleh Dr. Mahiban Thomas, kepala Bedah Maksilofasial dan Kepala dan Leher di Rumah Sakit Royal Darwin, Australia.

"Perilaku berisiko tinggi adalah seks oral, punya banyak pasangan berciuman, dan baru-baru ini ada laporan bahwa 'petting' dapat menyebabkan infeksi," kata Thomas pada NT News.

"Jika seseorang telah berciuman dengan lebih dari enam orang, risiko mereka tertular HPV lebih tinggi atau jika seseorang berciuman lebih dari sembilan orang, risikonya jauh lebih tinggi lagi," imbuhnya

Menurut dokter Thomas, belakangan ia kebanjiran pasien dengan kanker yang terkait virus papiloma manusia (HPV). Melansir dari Treehugger, HPV sebenarnya adalah infeksi yang relatif umum dan menginfeksi sekitar 8 dari 10 orang.

Ada ratusan jenis HPV yang berbeda, sekitar 15 jenis HPV adalah penyebab kanker. Sayangnya, HPV paling mudah ditularkan melalui seks oral atau ciuman. Aktivitas tersebut terkait dengan kanker mulut, tenggorokan, dan serviks.

Ilustrasi sepasang kekasih sedang berdiri berdekatan. (Shutterstock)

Meskipun minum alkohol dan merokok dianggap sebagai faktor risiko utama kanker mulut dan tenggorokan, bukti yang berkembang menunjukkan bahwa infeksi HPV juga bisa terjadi. Cancer Research UK melaporkan bahwa lebih dari 40 persen kanker mulut dapat dikaitkan dengan infeksi HPV.

Di Amerika Serikat, sebanyak 70 persen kasus kanker orofaring (kanker di bagian belakang tenggorokan) diperkirakan disebabkan oleh satu jenis HPV tertentu.

BACA SELANJUTNYA

Waspada, Bau Mulut Menyengat Bisa Jadi Tanda Kanker Mulut