himedik.com - Seorang pria asal Italia diketahui mengidap kasus langka, yaitu matanya mengluarkan darah saat menangis. Meskipun begitu, ia tidak merasakan sakit, justru penglihatannya tetap normal dan kedua matanya bisa bergerak tanpa masalah.
Pria berusia 52 tahun yang tak mau disebutkan namanya itu akhirnya dilarikan ke Unit Gawat Darurat setempat. Seperti dilaporkan Live Science, keluarnya air mata darah itu disebabkan oleh kondisi langka yang disebut haemolacria.
Akibatnya, air mata darah dari pria itu baru bisa berhenti setelah keluar selama satu jam. Biasanya kondisi seperti ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti infeksi mata, peradangan, atau tumor pada mata.
Setelah dilakukan pemeriksaan, terungkap bahwa pria ini memiliki tumor non-kanker yang disebut hemangioma pada kedua kelopak matanya. Tumor ini merupakan hasil pertumbuhan ekstra dari pembuluh darah yang biasanya muncul setelah lahir.
Untuk mengobati kondisinya tersebut, dokter yang menangani pria itu memberikan obat mata yang bernama timolol. Timolol berfungsi untuk mengurangi tekanan pada mata. Setelah satu tahun diobati, ia mengatakan bahwa matanya tidak lagi mengeluarkan darah.
Sementara itu, menurut kasus yang dipublikasikan The New England Journal of Medicine, seorang wanita di Inggris juga pernah mengalami kasus serupa pada 2003. Bedanya, kasus pada wanita itu terjadi ketika sedang mimisan.
Lantas karena hidungnya terus mengeluarkan darah, ia lalu mencubitnya dengan harapan mimisannya sembuh. Alih-alih ingin sembut, justru darah tersebut keluar dari mata serta hidungnya.
Terkini
-
Daftar Penyebab Kelumpuhan Wajah, Tak Cuma Ramsay Hunt Syndrome yang Pernah Dialami Justin Bieber
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! Cara Angkat Galon yang Aman agar Tak Saraf Kejepit
-
Awas! Sering Nahan Pipis Bisa Bikin Pria Radang Prostat
-
Terlalu Banyak Makan Telur untuk Sarapan Bisa Picu Kanker Prostat, Begini Kata Studi
-
Studi Temukan Mikroplastik di Testis Pria, Berefek ke Penurunan Jumlah Sperma?