himedik.com - Merokok memiliki efek buruk terhadap kesehatan. Selain itu, seorang ahli mengatakan, merokok ternyata bisa memengaruhi ukuran alat kelamin.
Dilansir dari World of Buzz, Sabtu (11/5/2019), Ahli Urologi Marc Laniado mengungkapkan merokok bisa menyebabkan disfungsi ereksi hingga penyusutan ukuran Mr P.
"Untuk mendapatkan ereksi yang kuat, Anda membutuhkan aliran darah yang cukup. Namun, perokok memiliki risiko artherosclerosis (plak di dinding arteri, red) yang lebih tinggi di semua pembuluh darah, termasuk yang ada di Mr P, yang dapat mengurangi aliran darah," katanya.
Dia menambahkan, bahan kimia dalam rokok juga dapat memengaruhi peregangan. Nikotin bisa menyebabkan pembuluh darah menyusut pada awalnya secara sementara, tetapi akhirnya permanen.
"Namun, kadang-kadang orang mengatakan bahwa Mr P mereka semakin pendek seiring bertambahnya usia. Selain itu, merokok juga menghentikan aliran darah melalui Mr P, yang menghentikan ereksi spontan pada malam hari yang diperlukan untuk meregangkan Mr P dan menjaganya agar tetap panjang," ungkapnya.
Sementara itu, melansir Medical News Today, sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 1998 oleh Boston University of Medicine meneliti Mr P yang ereksi dari 200 pria. Hasil penelitian menemukan perokok memiliki ereksi yang lebih pendek dibanding pria yang tidak merokok.
Para peneliti pun percaya, merokok bisa menghambat aliran darah, mencegah Mr P dari peregangan, yang mungkin mengurangi panjang Mr P.
Selain itu merokok dikaitkan dengan disfungsi ereksi. Hal ini menurut studi tahun 2017 yang dilaporkan dalam BJU International. Disfungsi ereksi memengaruhi kemampuan pria untuk mempertahankan ereksi dan merokok dapat mencegah ereksi.
Tag
Terkini
-
Daftar Penyebab Kelumpuhan Wajah, Tak Cuma Ramsay Hunt Syndrome yang Pernah Dialami Justin Bieber
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! Cara Angkat Galon yang Aman agar Tak Saraf Kejepit
-
Awas! Sering Nahan Pipis Bisa Bikin Pria Radang Prostat
-
Terlalu Banyak Makan Telur untuk Sarapan Bisa Picu Kanker Prostat, Begini Kata Studi
-
Studi Temukan Mikroplastik di Testis Pria, Berefek ke Penurunan Jumlah Sperma?