himedik.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan virus corona varian omicron sebagai variant of concern (VOC). Karenanya, banyak negara yang mulai khawatir dengan varian ini.
Meski masih banyak yang harus dipelajari tentang varian omicron ini, tetapi ada beberapa indikasi awal yang harus diperhatikan.
Praktisi swasta dan ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, Angelique Coetzee, merupakan dokter pertama yang memperingatkan dunia akan dampak strain baru ini.
Express UK melaporkan bahwa sang dokter telah mengamati sejumlah gejala yang berbeda dari varian delta pada tujuh pasien di kliniknya.
Coetzee mengatakan seorang pasiennya mengeluhkan kelelahan parah selama dua hari dengan nyeri tubuh dan sakit kepala.
"Keluhan klinis yang paling mendominasi adalah kelelahan parah selama satu atau dua hari. Selain itu, ia juga sakit kepala, tubuh sakit, dan nyeri," jelas Coetzee.
WHO menetapkan varian omicron sebagai varian yang diwaspadai karena strain ini memiliki lebih dari 30 mutasi pada protein lonjakannya, bagian yang bertugas memasuki sel manusia.
Ada kekhawatiran bahwa beberapa mutasi tersebut dapat menghindari respons imum yang diberikan oleh vaksin Covid-19 saat ini.
Terkini
-
Dokter Ungkap Fakta tentang Vertigo & Migrain, Ini Perbedaan Mendasarnya
-
Selain Rokok, Ini Biang Kerok Kanker yang Jarang Disadari
-
Atasi Maag dengan Air Tajin: Solusi Alami dr. Zaidul Akbar
-
Tak Harus Telur, Ini Ide Sarapan Tinggi Protein Lain yang Bisa Dicoba
-
Mitos vs Fakta: 6 Kesalahpahaman Tentang Penyakit Ginjal yang Harus Kamu Tahu