Minggu, 11 April 2021
Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni : Rabu, 07 April 2021 | 21:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Himedik.com - Di tengah pandemi virus corona Covid-19 dan aturan di rumah aja, banyak orang bergantung dengan gadget untuk mencari hiburan, informasi dan komunikasi sehingga memicu kebiasaan doomscrolling.

Doomscrolling adalah kebiasaan membaca berita buruk yang semakin membuat cemas dan takut. Apalagi situasi pandemi virus corona Covid-19 sekarang ini lebih mudah membuat orang terperangkap dalam kebiasaan doomscrolling.

Kebiasaan doomscrolling ini tidak hanya buruk bagi kesehatan mental, tapi juga masalah lainnya. Dr Katherine Hertlein, terapis utama di aplikasi terapi seks Bluehart, mengatakan bahwa doomscrolling bisa berdampak negatif pada kehidupan seks.

Hal ini dipengaruhi oleh stres, sama seperti kebanyakan kebiasaan negatif lainnya. Doomscrolling sering kali melibatkan dorongan hati yang bisa membuat seseorang merasa bersalah atau tidak bahagia.

"Melihat berita buruk selama berjam-jam bisa membuat Anda merasa kecewa, tidak bahagia dan khawatir," jelas Dr Hertlein dikutip dari Metro UK.

Ilustrasi kebiasaan doomscrolling (shutterstock)

Kondisi ini didukung dalam studi tahun 2014 yang memantau 4.675 orang Amerika dan kebiasaan konsumsi media. Studi tersebut menemukan bahwa mereka yang sering melihat media sosial seputar peristiwa traumatis memiliki tingkat stres akut lebih tinggi.

Pikiran yang terganggu itulah justru akan memengaruhi kehidupan seks seseorang. Padahal hubungan seks yang menyenangkan berasal dari pikiran, bukan tubuh.

Selain itu, kebiasaan doomscrolling juga akan menghabiskan banyak waktu yang seharusnya bisa dilalui berdua bersama pasangan.

Kurangnya waktu berkualitas bisa membuat Anda dan pasangan merasa jauh dan menyebabkan komunikasi dalam hubungan tidak baik.

Jadi, doomscrolling bukanlah kebiasaan yang baik dan menyenangkan. Akibatnya, doomscrolling bisa membantu Anda merasa memiliki semacam kendali atas arah kehidupan yang dituju.

Pada akhirnya, kebiasaan ini bukan sekadar tentang kecanduan berita buruk, tetapi termasuk upaya untuk mengambil kendali atas situasi yang sulit diprediksi.

BACA SELANJUTNYA

Wanita Lebih Sering Alami Masalah Libido, Coba Ikuti 5 Pengobatan Alami Ini