Selasa, 01 Desember 2020
Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana : Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:00 WIB

Himedik.com - Memang tidak ada yang salah untuk meminum langsung air hujan selama itu bersih. Namun, tidak semua air hujan aman untuk diminum.

Melansir dari Healthline, ada banyak faktor yang membuat Anda harus berpikir ulang untuk meminum air hujan. Sebab pada kondisi tertentu membuat air hujan bisa mengandung parasit, bakteri, bahkan virus tertentu.

Air hujan yang jatuh terutama di area yang sangat tercemar atau bersentuhan dengan kontaminan, seperti polutan,  kotoran hewan atau logam berat mungkin tidak baik untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk meminum air hujan kecuali Anda yakin 100 persen bahwa air tersebut bersih dan aman untuk dikonsumsi manusia.

Berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi keamanan air hujan adalah termasuk seberapa sering hujan di wilayah geografis, tingkat polusi udara, serta metode dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan, mengolah, menguji, dan menyimpan air.

Ilustrasi hujan - (Pixabay/StockSnap)

Untuk lebih aman, air hujan sebaiknya direbus terlebih dahulu untuk mematikan bakteri, virus, atau parasit tertentu. Namun berbagai jenis bakteri atau virus lain mungkin tak akan mati atau hilang hanya dengan merebusnya.

Dalam menghilangkan kontaminan kimiawi seperti logam berat, Anda mungkin juga perlu menggunakan sistem penyaringan air untuk membuat air hujan aman dikonsumsi.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, air hujan yang dikumpulkan untuk tujuan minum harus disaring, didisinfeksi, dan diuji terlebih dahulu. Jika tidak dapat menjalankan proses ini secara efektif, sebaiknya gunakan air hujan untuk keperluan lain seperti berkebun, mencuci pakaian, atau mandi.

BACA SELANJUTNYA

Petrichor Itu Menenangkan, Dari Mana Bau Ini Berasal?