Himedik.com - Ketika memakai baju, mendekorasi rumah, memilih furnitur, hingga berdandan sekali pun, semuanya memerlukan padu padan warna yang sesuai untuk menghasilkan tampilan yang pas. Sementara itu, untuk memperoleh tampilan yang benar-berar oke, dibutuhkan paduan dari selera dan gaya diri sendiri tentunya.
Namun, tahukah kamu kalau ada psikologi warna? Yaitu suatu keyakinan bahwa warna-warna tertentu dapat memengaruhi suasana hati kita. Seperti halnya warna biru.
Dilansir dari berbagai sumber, biru adalah warna kepuasan yang bisa membangun hubungan batin dengan orang-orang terdekat, terutama pasangan. Namun, terlalu banyak warna biru bisa menimbulkan perasaan dingin, bahkan menimbulkan depresi.
Berbeda dengan merah yang berhubungan dengan kepercayaan diri dan menentukan seberapa besar hasrat serta dorongan yang dimiliki, serta membantu meningkatkan harga diri Anda. Ikatan dengan warna merah ini dipandang sebagai warna emosional yang sangat kuat, dan terkadang warna cinta dan romansa.
Psikologi warna ini juga berkaitan dengan colourology (terapi warna). Telah dipraktikkan selama ribuan tahun di India, Mesir kuno, dan Cina, di mana setiap organ tubuh diyakini terkait dengan warna tertentu.
Keyakinannya adalah bahwa dengan memaparkan diri pada warna-warna tertentu, akan memengaruhi kondisi tubuh secara fisik, emosional, mental, dan spiritual. Caranya dengan mempertahankan keseimbangan warna yang sehat, kamu dapat membantu menyeimbangkan faktor-faktor kesehatan.
Colourology dan psikologi warna ini dapat diaplikasikan bersama dalam kehidupan sehari-hari seperti untuk pemilihan warna furnitur rumah guna membantu menciptakan suasana hati yang sempurna.
Wah menarik juga nih, kalau kamu percaya tidak bahwa pemilihan warna dapat memengaruhi suasana hati dan kesehatan?
Berita Terkait
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Lebih Dekat dengan Masyarakat
-
Pecahkan Kekhawatiran, VinFast Tawarkan Skema Langganan Baterai yang Inovatif dan Ramah Lingkungan
-
VinFast dan Transisi Energi Indonesia: Menjembatani Retorika Hijau dengan Aksi Nyata
-
Target Ambisius Transisi Kendaraan Listrik Indonesia 2030, Infrastruktur Sudah Siapkah?
-
Strategi Berani VinFast: Mengubah Permainan EV di Asia Tenggara, Dimulai dari Indonesia
-
Bisa Orgasme & Ejakulasi setelah Vasektomi? Fakta Penting yang Wajib Pria Ketahui!
-
5 Manfaat Fisioterapi, Tak Cuma Atasi Nyeri & Cedera
-
Jangan Sepelekan! Kurang Tidur Bisa Bikin Otak Lebih Cepat Tua
-
4 Trik Sederhana Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari, Bakar Kalori Tak Harus ke Gym
-
Ciri-Ciri Menstruasi Normal, Bisa Dilihat dari 3 Hal