himedik.com - Tahukah kamu bahwa gejala serangan jantung pria berbeda dengan wanita?
''Meskipun pria dan wanita dapat mengalami nyeri dada, namun wanita dapat mengalami serangan jantung tanpa nyeri dada,'' kata Nieca Goldberg dari Langone Medical Center di NYU.
''Sebaliknya mereka mungkin mengalami sesak napas, tekanan atau rasa sakit di dada bagian bawah atau perut bagian atas, pusing atau pingsan, tekanan punggung bagian atas atau kelelahan ekstrim.''
Sesak nafas sering kali merupakan tanda pertama dari pasien serangan jantung.
Menurut Dr. Goldberg jika kamu mengalami rasa sakit yang berlangsung lebih dari 15 menit di area mana pun di tubuh bagian atas segera dapatkan bantuan medis.
Ini penting karena jika tidak bisa mengakibatkan konsekuensi jangka panjang dan meningkatkan risiko kematian.
Rata-rata, wanita menunggu 37 menit lebih lama daripada pria sebelum mereka menghubungi layanan medis, kata Dr. Matthias Meyer, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Triemli di Zurich.
Penundaan atau keraguan untuk mencari pengobatan adalah salah satu faktor untuk menjelaskan mengapa tingkat ketahanan hidup lebih buruk di kalangan perempuan.
Tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai mengubah gaya hidup untuk mengurangi risiko serangan jantung.
The American Heart Association menyarankan agar tetap aktif, mendapatkan cukup nutrisi dalam diet, menghindari merokok dan mengendalikan tekanan darah serta kadar gula darah.
Selain itu, kurangi stres, asupan alkohol, dan menjaga berat badan yang sehat.
Berita Terkait
Terkini
-
Dokter Ungkap Fakta tentang Vertigo & Migrain, Ini Perbedaan Mendasarnya
-
Selain Rokok, Ini Biang Kerok Kanker yang Jarang Disadari
-
Atasi Maag dengan Air Tajin: Solusi Alami dr. Zaidul Akbar
-
Tak Harus Telur, Ini Ide Sarapan Tinggi Protein Lain yang Bisa Dicoba
-
Mitos vs Fakta: 6 Kesalahpahaman Tentang Penyakit Ginjal yang Harus Kamu Tahu