Angga Roni Priambodo | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Ilustrasi memasak sayuran. (pixabay)

Himedik.com - Tahukah kamu kalau proses merebus atau menumis sayuran bisa membuat nutrisinya hilang jika tidak dilakukan dengan benar? Hal ini karena pengaruh dari panas yang dihasilkan ketika memasak.

Tak hanya itu, beberapa vitamin seperti B dan C dikenal tidak tahan pada suhu panas dan termasuk vitamin larut air yang dapat larut bersama air ketika proses pemasakan. Lalu bagaimana caranya supaya nutrisi sayuran tidak hilang ketika melewati proses pemasakan?

1. Jangan rendam sayuran, cuci dengan air mengalir

Beberapa orang ada yang memilih merendam sayuran daripada mencucinya dengan air mengalir. Mulai sekarang jangan lakukan hal itu lagi karena vitamin C sangat rentan terhadap panas, udara, dan air.

2. Potong sayuran besar-besar

Terutama sayuran yang banyak mengandung vitamin C, sebaiknya potong dalam ukuran besar untuk menghindari hilangnya nutrisi yang terlalu banyak. Ketika telah masak, kamu bisa memotongnya lagi menjadi bagian kecil-kecil.

Memotong sayuran besar-besar. (pixabay)

3. Perhatikan suhu, waktu, dan air

Jangan masak terlalu lama, suhu terlalu tinggi, dan air yang terlalu banyak. Itu semua akan membuat semakin banyak nutrisi yang hilang. Maka dari itu gunakan waktu, suhu, dan air seminimal mungkin ketika memasak.

4. Ganti metode memasak

Meski memasak sayuran bisa dengan cara ditumis, direbus, atau dipanggang, tapi menurut sebuah penelitian, mengukus sayuran merupakan metode yang paling baik untuk mempertahankan nutrisi di dalamnya terutama yang mengandung vitamin larut air. Contoh sayuran yang cocok dikukus adalah wortel, brokoli, bayam, kembang kol, dan sayuran berdaun hijau lainnya.

Baca Juga:
Sumbangkan ASI Bagi Para Ibu, Wanita ini Justru Dapat Kecaman

Jadi jangan salah lagi, meskipun masakan yang kamu masak menyehatkan tapi akan jadi sia-sia kalau cara memasak salah.

BACA SELANJUTNYA

Memasak Nasi Dengan Cara Ini Dapat Menimbulkan Racun Arsenik