Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Ilustrasi ibu hamil (Unplash/@fomaolea)

Himedik.com - Wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang berisiko terinfeksi virus corona Covid-19, selain lansia dan orang dengan riwayat medis.

Saat ibu hamil menderita penyakit serius, mereka juga nampaknya lebih sering membutuhkan perawatan intensif di ICU daripada wanita usia reproduksi yang tidak hamil.

Karena, perubahan dalam tubuh dan sistem kekebalan mereka membuat ibu hamil bisa terkena dampak buruk dari infeksi saluran pernapasan, seperti virus corona Covid-19.

Oleh sebab itu, penting bagi mereka melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari virus corona Covid-19. Mereka juga harus konsultasi dokter bila mengalami gejala mirip Covid-19, seperti batuk, demam dan kesulitan bernapas.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Persalinan ibu hamil yang terinfeksi Covid-19

Menurut WHO melalui laman resminya, semua ibu hamil dan bayinya yang terkonfirmasi atau masih diduga terinfeksi virus coorna memiliki hal perawatan yang sama dan berkualitas tinggi sebelum, selama dan setelah melahirkan.

Adapun pengalaman melahirkan yang aman dan positif sesuai standar, antara lain:

  1. Diperlakukan dengan hormat dan bermartabat
  2. Memiliki pendampingan pilihan saat melahirkan
  3. Komunikasi yang jelas oleh staf persalinan
  4. Strategi pereda nyeri yang tepat
  5. Mobilitas dalam persalinan jika memungkinkan
  6. Pilihan proses persalinan

Jika seseorang dicurigai atau sudah terkonfirmasi positif virus corona, petugas kesehatan harus melakukan semua tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi risiko infeksi pada dirinya sendiri maupun orang lain.

Mereka bisa melakukan tindakan seperti menjaga kebersihan tangan, penggunaan pakaian pelindung (APD) termasuk sarung tangan, pakaian pelindung dan masker medis.

Persalinan tidak harus caesar

Baca Juga:
Anda Belum Pasti Aman Meski Tes Virus Corona Negatif, Ini Kata Ahli!

Ibu hamil yang positif virus corona Covid-19 tidak diharuskan melakukan persalinan secara operasi caesar. Karena, tidak ada bukti kalau persalinan melalui vagina dan operasi caesar memiliki risiko atau manfaat yang berbeda bagi ibu dan bayi.

Jika Anda terkonfirmasi positif Covid-19 dilansir dari NHS, Anda biasanya akan disarankan untuk melahirkan di unit kebidanan.

Hal ini agar tim maternitas yang menjaga Anda memiliki fasilitas untuk memantau kadar oksigen dan detak jantung bayi.

Anda juga akan dirawat di tempat khusus untuk menjaga diri Anda sendiri, bayi dan staf medis yang menangani seaman mungkin.

BACA SELANJUTNYA

Orang Sehat Bisa Alami Gejala Aneh Virus Corona, Kenali Cirinya!