Senin, 08 Maret 2021
Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah : Jum'at, 27 November 2020 | 10:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Himedik.com - Emma Roberts, aktris Hollywood papan atas, mengaku dirinya menderita endometriosis. Kondisi ini membuatnya mengalami menstruasi parah dan mengganggu kesuburannya.

"Sangat parah hingga aku akan bolos sekolah, dan membatalkan acara," kata Emma, dilansir Independent.

Ia mengaku ketakutan ketika diberi tahu ia harus membekukan telurnya jika ingin hamil.

Berdasarkan Alodokter, endometriosis merupakan kondisi ketika jaringan (endometrium) yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim.

Endometrium ini dapat tumbuh di indung telur, usus, tuba falopi (saluran telur), vagina, atau di rektum.

Emma Roberts hamil (Instagram/Emma Roberts)

Kondisi endometriosis terbagi menjadi empat tingkatan, yang tergantung pada lokasi, jumlah, ukuran, dan kedalaman lapisan endometrium.

Berikut empat tingkatan endometriosis dan ciri-cirinya:

1. Endometriois minimal

Umumnya akan muncul jaringan endometrium yang kecil dan dangkal di indung telur. Rongga panggul juga dapat meradang.

2. Endometriosis ringan

Terdapat jaringan endometrium yang kecil dan dangkal di indung telur serta dinding panggul.

3. Endometriosis menengah

Terdapat jaringan endometrium cukup dalam di indung talur.

4. Endometriosis berat

Terdapat jaringan endmetrium yang dalam di indung telur, dinding panggul, saluran indung telur, dan usus.

Sebelum menstruasi, endometrium umumnya akan menebal sebagai tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Ini akan luruh, dan keluar dari tubuh sebagai darah menstruasi.

Pada penderita endometriosis, endometrium di luar rahim juga akan menebal, tetapi tidak dapat luruh dan keluar dari tubuh.

Kondisi ini akan menimbulkan keluhan nyeri, bahkan dapat menyebabkan infertilitas.

BACA SELANJUTNYA

Tumbuh di Saluran Rahim, Kenali Faktor Risiko Kanker Endometrium