Himedik.com - Kapalan pada tangan biasanya disebabkan adanya gesekan dan tekanan yang berulang di permukaan kulit. Meski tak berbahaya, hal ini tentu menganggu, terutama bagi kaun wanita.
Selain itu, khususnya yang suka melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, membersihkan rumah atau sering berkendara dengan sepeda motor tanpa sarung tangan juga dapat menyebabkan kapalan.
Kulit telapak tangan Anda pun tidak luput dari kondisi ini. Meski tidak menyakitkan ataupun mengganggu kegiatan sehari-hari, penebalan kulit pada tangan kapalan biasanya lama hilang dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Inilah mengapa Anda perlu mengetahui cara menghilangkan kapalan di tangan yang ampuh.
Ada beragam cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kapalan, terutama di bagian tangan dilansir Suara.com dari Hello Sehat.
1. Merendam tangan dengan air hangat
American Academy of Dermatology menyarankan cara menghilangkan kapalan di tangan dengan air hangat sebelum Anda mencoba metode lain. Caranya, siapkan air hangat di dalam baskom dan rendam tangan Anda selama kira-kira 5-10 menit.
Setelah itu, keringkan tangan Anda menggunakan handuk. Lapisan kulit yang menebal akan melunak sehingga bisa disingkirkan dengan cara digosok. Lakukan cara ini secara rutin hingga kapalan pada tangan hilang seluruhnya.
2. Menggunakan tea tree oil
Tea tree oil merupakan minyak esensial yang mengandung komponen antijamur, antibakteri, dan antiseptik alami. Campurkan beberapa tetes tea tree oil ke dalam satu baskom air hangat. Lalu, rendam tangan Anda hingga kulit yang tadinya kasar menjadi lunak.
Jangan merendam tangan Anda lebih dari 15 menit. Pasalnya, kandungan dalam minyak esensial ini sangat kuat dan justru dapat merusak lapisan kulit jika tangan Anda direndam terlalu lama.
Baca Juga:
Alami Kecelakaan di Thailand, Kondisi Rapper KK Kini Lumpuh Total
3. Menggunakan produk mengandung asam salisilat
Cara ain yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kapalan di tangan adalah dengan menggunakan produk mengandung asam salisilat. Bahan ini dapat menguraikan protein dan keratin yang terdapat pada lapisan kulit mati. Karena fungsi inilah, asam salisilat dapat digunakan untuk mengatasi kapalan pada tangan.
Produk-produk mengandung asam salisilat biasanya berbentuk krim, plester, atau pad yang bisa langsung digunakan pada kulit. Saat digunakan, lapisan kulit yang mengalami kapalan akan berubah warna menjadi putih dan bisa disingkirkan dengan mudah.
4. Merendam tangan dalam larutan garam epsom
Disebut juga sebagai magnesium sulfat, garam epsom terbuat dari senyawa kimia mengandung magnesium, belerang, dan oksigen. Produk ini biasanya digunakan dengan cara mencampurkannya ke dalam air untuk berendam.
Garam epsom adalah eksfoliator alami yang dapat membuang sel-sel kulit mati. Untuk menggunakannya, campurkan 2-3 sendok makan garam epsom ke dalam satu baskom air. Kulit tangan yang mengalami kapalan lama-kelamaan akan melunak dan Anda bisa menyingkirkannya dengan mudah.
Anda dapat menerapkan berbagai cara menghilangkan kapalan secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh. Namun, Anda tetap harus mengikuti instruksi pemakaian untuk mencegah efek samping pada kulit akibat penggunaan yang salah atau berlebihan. Jangan pula memotong lapisan kulit yang kapalan karena hal ini dapat mengakibatkan kerusakan pada jaringan kulit.
Walaupun belum mengganggu, tapi menyembuhkan atau menghilangkan tangan kapalan lebih dini tentu lebih baik agar mencegah luka jaringan kulit yang rusak.
Berita Terkait
-
Kutil Ternyata Bisa Muncul di Organ Kelamin, Ini Sebabnya
-
Benarkah Kerap Kesemutan Saat Duduk Bersila Tanda Gangguan Neuropati?
-
Potong Tangan Sendiri demi Uang Asuransi, Wanita Ini Bernasib Apes
-
Perlukah Kamu Khawatir Jika Tangan dan Kaki Dingin?
-
Mengapa Jari Mengerut Saat Lama Terendam Air? Ini Penjelasannya
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Lebih Dekat dengan Masyarakat
-
Pecahkan Kekhawatiran, VinFast Tawarkan Skema Langganan Baterai yang Inovatif dan Ramah Lingkungan
-
VinFast dan Transisi Energi Indonesia: Menjembatani Retorika Hijau dengan Aksi Nyata
-
Target Ambisius Transisi Kendaraan Listrik Indonesia 2030, Infrastruktur Sudah Siapkah?
-
Strategi Berani VinFast: Mengubah Permainan EV di Asia Tenggara, Dimulai dari Indonesia
-
Bisa Orgasme & Ejakulasi setelah Vasektomi? Fakta Penting yang Wajib Pria Ketahui!
-
5 Manfaat Fisioterapi, Tak Cuma Atasi Nyeri & Cedera
-
Jangan Sepelekan! Kurang Tidur Bisa Bikin Otak Lebih Cepat Tua
-
4 Trik Sederhana Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari, Bakar Kalori Tak Harus ke Gym
-
Ciri-Ciri Menstruasi Normal, Bisa Dilihat dari 3 Hal