Himedik.com - Komedian dan aktor Steve Bean alias Steve Bean Levy meninggal bulan lalu setelah perjuangannya melawan kanker. Menurut situs Variety, ia meninggal saat berusia 58 tahun.
Melansir dari dailymail, dia telah berjuang melawan Sino-Nasal Squamous Cell Carcinoma, salah satu bentuk kanker paling langka, yang menyebabkan dia kehilangan hidung.
Bean dilahirkan di Massachusetts pada akhir April 1960 dan dibesarkan di Providence, Rhode Island.
Dia mulai tampil saat menghadiri Universitas Carnegie Mellon di Pittsburgh. Komedian ini bekerja sama dengan Chris Zito pada tahun 1980, membentuk duo yang dikenal sebagai Zito & Bean.
Mereka memperoleh banyak pengikut dalam adegan komedi Boston. Mereka juga memiliki pertunjukan sendiri selama tiga tahun di klub Beantown yang populer, Play It Again Sam's, tetapi setelah satu dekade, Bean berpisah dari keduanya untuk pindah ke Los Angeles.
Dia juga bergabung dengan Groundlings Improv Group yang ikonik. Bean juga menemukan pekerjaan tetap sebagai seorang aktor, membuat debut aktingnya, sitkom sit-up Boston, serta berperan sebagai reporter.
Bean terus bekerja secara teratur dalam film-film seperti Mousehunt, Blast From the Past dan The Out-Of-Towners.
Menjelang akhir tahun, ia didiagnosis menderita Sino-Nasal Squamous Cell Carcinoma.
September lalu, Bean berbicara tentang diagnosis dan perawatannya dalam sebuah artikel yang ditulisnya untuk Majalah Mel yang berjudul My Year Without a Nose.
Istri Bean Caroline Carrigan mengungkapkan kepada DailyMail bahwa suaminya mulai mengalami mimisan kronis pada musim gugur 2016 dan mulai memburuk saat musim liburan.
Baca Juga:
Kim Kardashian Akui Dirinya Kena Psoriasis, Apa Itu?
“Tumor, tanpa sepengetahuan kami, sudah mendorong hidungnya keluar dari sendi dan dia mulai terlihat seperti petinju, 'tambahnya.
Dia menambahkan bahwa dia tahu itu adalah kanker, karena ia mengalami penurunan berat badan.
"Aku tidak berharap dia diberitahu bahwa dokter akan menghilangkan hidungnya, "kata Carrigan.
"Ada operasi kedua di mana mereka mengangkat tulang pipinya dan bagian rahang atasnya. Sementara itu, tumornya terus tumbuh dan mendorong mata kanannya. Dokter pun harus melepas mata itu untuk kenyamanannya.'
Levin meninggalkan seorang istri bernama Carrigan, putra mereka Jacob Randall Levy, orang tuanya, Irwin dan Dorothy Levy, saudara perempuan, Lauren Levy Brodie dan Jill Levy Sorota dan teman-teman serta anggota keluarga lainnya.
Berita Terkait
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Lebih Dekat dengan Masyarakat
-
Pecahkan Kekhawatiran, VinFast Tawarkan Skema Langganan Baterai yang Inovatif dan Ramah Lingkungan
-
VinFast dan Transisi Energi Indonesia: Menjembatani Retorika Hijau dengan Aksi Nyata
-
Target Ambisius Transisi Kendaraan Listrik Indonesia 2030, Infrastruktur Sudah Siapkah?
-
Strategi Berani VinFast: Mengubah Permainan EV di Asia Tenggara, Dimulai dari Indonesia
-
Bisa Orgasme & Ejakulasi setelah Vasektomi? Fakta Penting yang Wajib Pria Ketahui!
-
5 Manfaat Fisioterapi, Tak Cuma Atasi Nyeri & Cedera
-
Jangan Sepelekan! Kurang Tidur Bisa Bikin Otak Lebih Cepat Tua
-
4 Trik Sederhana Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari, Bakar Kalori Tak Harus ke Gym
-
Ciri-Ciri Menstruasi Normal, Bisa Dilihat dari 3 Hal