himedik.com - Angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan setidaknya 15 dari 1.000 orang (4,2 juta orang) menderita penyakit kardiovaskular, dan 2.784.064 di antaranya penyakit jantung.
Bertentangan dengan kepercayaan populer, nyeri dada tidak selalu dirasakan selama serangan jantung.
Menurut direktur Women's Heart Health Clinic di Loma Linda University International Heart Institute, Purvi Parwani, seseorang harus mencari pertolongan medis jika mengalami gejala berikut:
- Ketidaknyamanan yang menekan atau berat di dada, biasanya berada di tengah.
- Rasa tidak nyaman di dada bersamaan dengan rasa tidak nyaman di area tubuh bagian atas lainnya, seperti leher, tenggorokan, rahang, serta dada dan lengan kiri.
Namun, ahli jantung di Pacific Heart Institute, Richard Wright, mengatakan gejala paling awal seringkali terasa lebih halus pada wanita dan orang lanjut usia.
Berdasarkan Insider, wanita lebih mungkin mengalami mual, sesak napas, gangguan pencernaan, kelalahan yang tidak biasa, dan keringat dingin ketika terkena serangan jantung. Sebab, mereka seringnya mengalami penyumbatan di pembuluh darah yang lebih kecil.
Umumnya, wanita mengalami gejala serangan jantung pertama pada usia sekitar 72 tahun, sementara laki-laki mendekati 65 tahun.
Terkini
-
Dokter Ungkap Fakta tentang Vertigo & Migrain, Ini Perbedaan Mendasarnya
-
Selain Rokok, Ini Biang Kerok Kanker yang Jarang Disadari
-
Atasi Maag dengan Air Tajin: Solusi Alami dr. Zaidul Akbar
-
Tak Harus Telur, Ini Ide Sarapan Tinggi Protein Lain yang Bisa Dicoba
-
Mitos vs Fakta: 6 Kesalahpahaman Tentang Penyakit Ginjal yang Harus Kamu Tahu