himedik.com - Makan sayur memang cocok untuk pendamping daging di mana pada umumnya menyehatkan. Sayuran biasanya disajikan sebelum Anda makan daging daging. Namun Anda juga bisa makan sayur usai makan daging karena sama-sama menyehatkan.
Melansir dari Live Strong, makan sayur sebelum makan daging dapat membantu mengurangi asupan energi total Anda selama makan daging. Ini dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan manajemen berat badan yang sehat.
Menurut Michelle Cardel, PhD, RDA, makan sayuran sebelum makan dapat mengurangi asupan kalori Anda selama makan dan sepanjang hari. Makan sayur terlebih dahulu juga dapat membantu meningkatkan konsumsi sayuran sebesar 23 persen.
Sementara makan sayuran usai mengkonsumsi daging kaya protein juga dapat memberikan manfaat untuk manajemen berat badan yang sehat. Protein meningkatkan rasa kenyang dan membantu meningkatkan pengeluaran energi tubuh Anda.
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2010 dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa mengonsumsi protein sebelum makan sayur mengurangi asupan makanan secara keseluruhan.
Jika Anda memilih daging tanpa lemak dan salad sayuran yang sehat dan makan dengan porsi yang sama setiap kali makan, tidak masalah apakah Anda memakan sayur atau daging terlebih dahulu.
Studi yang diterbitkan pada tahun 2012 di Appetite melaporkan bahwa makan salad sebelum makan tidak secara drastis mempengaruhi asupan energi, dan jumlah salad yang dimakan mungkin lebih penting daripada saat Anda memakannya untuk kontrol kalori yang efektif.
Hal yang perlu Anda pastikan adalah untuk memilih daging tanpa lemak dan sertakan banyak sayuran dalam rencana makan harian Anda. Itu karena serat yang ditemukan dalam salad dan sayuran lain sama pentingnya dengan protein dalam daging Anda.
Berita Terkait
Terkini
-
Dokter Ungkap Fakta tentang Vertigo & Migrain, Ini Perbedaan Mendasarnya
-
Selain Rokok, Ini Biang Kerok Kanker yang Jarang Disadari
-
Atasi Maag dengan Air Tajin: Solusi Alami dr. Zaidul Akbar
-
Tak Harus Telur, Ini Ide Sarapan Tinggi Protein Lain yang Bisa Dicoba
-
Mitos vs Fakta: 6 Kesalahpahaman Tentang Penyakit Ginjal yang Harus Kamu Tahu