himedik.com - Menangis adalah salah satu reaksi alami atas emosi yang dirasakan. Seperti contohnya berduka saat ditinggal orang tersayang, mengalami putus cinta, dan mengalami gejala depresi adalah beberapa penyebab umum untuk sering menangis.
Namun tahukah Anda, bahwa menangis bisa membakar kalori? Sebab aktivitas apa pun yang meningkatkan detak jantung seperti menangis memang akan menghabiskan kalori.
Selama menangis, peningkatan denyut jantung telah diamati. Air mata dilepaskan melalui saluran air mata, melapisi mata dan meluap darinya.
Sehingga selama Anda mengalami emosi yang intens ini, Anda mungkin melihat penurunan berat badan.
Kemungkinannya, penurunan berat badan yang disebabkan oleh kesedihan dan depresi lebih erat kaitannya dengan hilangnya nafsu makan daripada menangis.
Sebab menangis membutuhkan hanya sedikit aktivitas fisik dan memiliki efek minimal pada tingkat metabolisme Anda. Tindakan fisik menangis membakar sejumlah kecil kalori.
Dikutip dari Healthline, Anda harus menangis selama berjam-jam, berhari-hari, untuk membakar jumlah kalori yang sama dengan satu kali jalan cepat.
Menangis diperkirakan membakar jumlah kalori yang kira-kira sama dengan tertawa, yakni 1,3 kalori per menit. Itu berarti bahwa untuk setiap sesi menangis 20 menit, Anda membakar 26 kalori lebih banyak daripada yang Anda bakar tanpa air mata.
Itu bukanlah jumlah yang banyak. Jadi jangan sengaja menangis untuk membakar kalori, ya!
Terkini
-
Dokter Ungkap Fakta tentang Vertigo & Migrain, Ini Perbedaan Mendasarnya
-
Selain Rokok, Ini Biang Kerok Kanker yang Jarang Disadari
-
Atasi Maag dengan Air Tajin: Solusi Alami dr. Zaidul Akbar
-
Tak Harus Telur, Ini Ide Sarapan Tinggi Protein Lain yang Bisa Dicoba
-
Mitos vs Fakta: 6 Kesalahpahaman Tentang Penyakit Ginjal yang Harus Kamu Tahu