Ilustrasi timbangan - (Shutterstock)
Himedik.com - Studi menunjukkan bahwa perempuan yang mengalami berat badan naik turun berisiko kena gangguan tidur. Hal ini dinyatakan oleh peneliti dari Columbia University. Ketika siklus penurunan dan kenaikan berat badan ini melewati ambang 10 pound atau 4,5 kilogram, maka siklus ini cenderung menempatkan wanita pada risiko gangguan tidur.
Melansir dari Healthshots, penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Cardiovascular Nursing.
"Riwayat siklus berat secara prospektif dikaitkan dengan beberapa ukuran tidur yang buruk, termasuk durasi tidur yang singkat, kualitas tidur yang lebih buruk, insomnia yang lebih besar, gangguan tidur yang lebih besar, dan disfungsi siang hari yang lebih besar," ujar Dr Brooke Aggarwal, EdD, MS, FAHA, dari Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons, New York.
Para peneliti menganalisis data pada 506 perempuan dengan usia rata-rata 37 tahun di mana terdaftar dalam proyek penelitian "Go Red for Women".
Perempuan-perempuan tersbeut mewakili setiap tahap kehidupan dewasa, termasuk melahirkan anak, pramenopause, menopause, dan pascamenopause.
Setidaknya 72 persen perempuan melaporkan satu atau lebih episode siklus berat badan. Riwayat berat yang naik kemudian turun dievaluasi untuk kaitannya dengan berbagai masalah tidur, baik pada saat masuk penelitian dan pada kunjungan tindak lanjut satu tahun.
Analisis ini disesuaikan dengan faktor lain yang diketahui mempengaruhi riwayat berat badan perempuan termasuk riwayat kehamilan dan status menopause.
Setiap episode tambahan dari siklus berat dikaitkan dengan waktu tidur yang lebih pendek, kualitas tidur yang lebih buruk, waktu tidur yang lama, insomnia yang lebih parah, lebih banyak gangguan tidur, tidur yang kurang efisien, dan penggunaan obat tidur yang lebih sering.
Berita Terkait
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Lebih Dekat dengan Masyarakat
-
Pecahkan Kekhawatiran, VinFast Tawarkan Skema Langganan Baterai yang Inovatif dan Ramah Lingkungan
-
VinFast dan Transisi Energi Indonesia: Menjembatani Retorika Hijau dengan Aksi Nyata
-
Target Ambisius Transisi Kendaraan Listrik Indonesia 2030, Infrastruktur Sudah Siapkah?
-
Strategi Berani VinFast: Mengubah Permainan EV di Asia Tenggara, Dimulai dari Indonesia
-
Bisa Orgasme & Ejakulasi setelah Vasektomi? Fakta Penting yang Wajib Pria Ketahui!
-
5 Manfaat Fisioterapi, Tak Cuma Atasi Nyeri & Cedera
-
Jangan Sepelekan! Kurang Tidur Bisa Bikin Otak Lebih Cepat Tua
-
4 Trik Sederhana Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari, Bakar Kalori Tak Harus ke Gym
-
Ciri-Ciri Menstruasi Normal, Bisa Dilihat dari 3 Hal