Himedik.com - Pengembang vaksin Covid-19 Oxford/AstraZeneca akan mulai mengembangkan vaksin Covid-19 versi baru untuk melawan varian baru virus corona. Peluncuran vaksin versi ini diperkirakan akan dilakukan pada musim gugur mendatang, kurang lebih September 2021.
"Kami bekerja sangat keras dan kami sudah membicarakan tidak hanya varian yang harus kami buat di laboratorium, tetapi juga studi klinis yang perlu kami jalankan nantinya," kata kepala penelitian Sir Mene Pangalos dalam jumpa pers yang diselenggarakan oleh AstraZeneca seperti yang dikutip dari The Independent.
"Kami sangat ingin mencoba dan menyiapkan sesuatu pada musim gugur dan akan jadi tahun ini," imbuhnya.
Melansir dari The Independent, penelitian telah menunjukkan bahwa varian virus corona yang membawa mutasi E484K memengaruhi bentuk protein lonjakan virus. Varian ini dapat lolos dari respons imun yang dipicu oleh vaksin generasi saat ini.
Profesor Andrew Pollard, direktur kelompok vaksin Oxford mengatakan pekerjaan mereka dalam merancang vaksin baru dapat diselesaikan dengan cepat.
"Saya pikir pekerjaan yang sebenarnya untuk merancang vaksin baru akan memakan waktu sangat cepat karena pada dasarnya hanya mengganti urutan genetik untuk protein lonjakan," kata Pollard.
"Jadi semua itu dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat dan musim gugur adalah waktu yang tepat untuk menyediakan vaksin baru untuk digunakan daripada menjalankan uji klinis," imbuhnya.
Prof Pollard mengatakan kemungkinan uji klinis diperlukan untuk menguji vaksin khusus varian, tetapi uji klinis mungkin hanya akan melibatkan ratusan orang.
"Kami tidak perlu melakukan penelitian dalam skala besar untuk membuktikan kemanjuran. Dan itulah mengapa mereka jauh lebih cepat dan jauh lebih kecil untuk dilakukan," ujar Pollard.
Para ilmuwan di Oxford yakin bahwa vaksin mereka tidak hanya diadaptasi sebagai respons terhadap varian Inggris yang dikenal sebagai B.1.1.7. Namun, tim menilai kemampuan vaksin mereka bisa memberikan perlindungan terhadap varian Brasil dan Afrika Selatan di mana keduanya mengusung mutasi E484K.
Baca Juga:
Disebut Bisa Meredakan Nyeri, Benarkah Masturbasi Sembuhkan Sakit Kronis?
Berita Terkait
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Lebih Dekat dengan Masyarakat
-
Pecahkan Kekhawatiran, VinFast Tawarkan Skema Langganan Baterai yang Inovatif dan Ramah Lingkungan
-
VinFast dan Transisi Energi Indonesia: Menjembatani Retorika Hijau dengan Aksi Nyata
-
Target Ambisius Transisi Kendaraan Listrik Indonesia 2030, Infrastruktur Sudah Siapkah?
-
Strategi Berani VinFast: Mengubah Permainan EV di Asia Tenggara, Dimulai dari Indonesia
-
Bisa Orgasme & Ejakulasi setelah Vasektomi? Fakta Penting yang Wajib Pria Ketahui!
-
5 Manfaat Fisioterapi, Tak Cuma Atasi Nyeri & Cedera
-
Jangan Sepelekan! Kurang Tidur Bisa Bikin Otak Lebih Cepat Tua
-
4 Trik Sederhana Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari, Bakar Kalori Tak Harus ke Gym
-
Ciri-Ciri Menstruasi Normal, Bisa Dilihat dari 3 Hal