Himedik.com - Gejala umum virus corona Covid-19 diketahui meliputi batuk persisten, demam tinggi hingga sesak napas. Tetapi, ada pula yang tidak mengalami gejala maupun tanda aneh lain yang berkaitan dengan virus corona Covid-19.
Sebelumnya dilansir dari Express, hilangnya indra penciuman, sakit perut hingga telinga berdenging diyakini sebagai gejala lain dari virus corona Covid-19.
Kini Paul Garner, profesor penyakit menular di Liverpool School of Tropical Medicine, mengatakan virus corona Covid-19 juga bisa memengaruhi pendengaran.
Paul Garner telah mencatat pertarungannya dan merasakan efeknya selama berbulan-bulan terhadap virus corona Covid-19.
Melalui jurnal BMJ, Paul Garner mengaku mengalami gejala virus corona Covid-19 yang memengaruhi telinganya. Tapi, Paul Garner tidak hanya mengalami satu gejala itu saja.
Connor Reed, seorang penduduk kota Wuhan di Cina, diyakini sebagai salah satu orang Inggris pertama yang terinfeksi virus corona Covid-19.
Connor juga mengaku mengalami tekanan di dalam telinganya yang terasa tidak nyaman dan mengganggu pendengarannya. Lantas, Connor berusaha meringankan gejalanya dengan memasukkan cotton bud ke dalam telinga.
Tapi, Paul mengatakan Anda yang mengalami kondisi serupa tidak perlu melakukan hal serupa untuk meringankan tekanan di dalam telinga. Karena, cara itu justru bisa membahayakan telinga.
Paul menjelaskan tekanan di telingan akibat virus corona adalah hal yang wajar. Sebab, virus corona Covid-19 ini gejalanya mirip dengan flu biasa. Sehingga, tekanan telinga itu kemungkinan besar disebabkan oleh tabung yang tersumbat akibat virus tersebut.
Saat tabung Eustachius (mengarah antara telinga bagian dalam dan tengah) tersumbat, Anda dapat merasakan kepenuhan dan tekanan di telinga. Anda juga akan merasakan pendengaran yang teredam dan membuat sakit telinga.
Baca Juga:
Studi: Perubahan Warna pada Lidah Bisa Menandakan Gagal Jantung Kronis
Gejala ini juga bisa disebabkan oleh masalah di telinga tengah atau saluran telinga yang memengaruhi gendang telinga.
Jika Anda mengalami kondisi itu, lebih baik mengisolasi diri selama 7 hari atau lebih hingga gejalanya hilang. Terlebih, bila gejala di telinga ini disertai kondisi umum lain terkait infeksi virus corona Covid-19.
Berita Terkait
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Lebih Dekat dengan Masyarakat
-
Pecahkan Kekhawatiran, VinFast Tawarkan Skema Langganan Baterai yang Inovatif dan Ramah Lingkungan
-
VinFast dan Transisi Energi Indonesia: Menjembatani Retorika Hijau dengan Aksi Nyata
-
Target Ambisius Transisi Kendaraan Listrik Indonesia 2030, Infrastruktur Sudah Siapkah?
-
Strategi Berani VinFast: Mengubah Permainan EV di Asia Tenggara, Dimulai dari Indonesia
-
Bisa Orgasme & Ejakulasi setelah Vasektomi? Fakta Penting yang Wajib Pria Ketahui!
-
5 Manfaat Fisioterapi, Tak Cuma Atasi Nyeri & Cedera
-
Jangan Sepelekan! Kurang Tidur Bisa Bikin Otak Lebih Cepat Tua
-
4 Trik Sederhana Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari, Bakar Kalori Tak Harus ke Gym
-
Ciri-Ciri Menstruasi Normal, Bisa Dilihat dari 3 Hal