Minggu, 11 April 2021
Yasinta Rahmawati : Senin, 08 Juni 2020 | 19:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Himedik.com - Karena pembatasan sosial yang ditetapkan pemerintah dalam 3 bulan belakangan ini, mungkin banyak yang sudah merindukan jalan-jalan di mall. Nah, dengan berlakunya skenario new normal di tengah pandemi Covid-19, pertokoan dan mall pun akan segera dibuka kembali. 

Namun demikian, jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat jalan-jalan di mall. Sebab, di mana saja orang berkumpul dapat dipenuhi oleh kuman, termasuk mall.

Dirangkum dari Healthline, berikut 5 tempat paling kotor di mall yang perlu Anda tahu. Mari simak!

1. Wastafel
Area paling kotor di toilet bukanlah gagang toilet atau gagang pintu, melainkan wastafel. Banyak bakteri yang bisa menempel, termasuk E. coli.

"Area wastafel adalah lingkungan yang lembap, sehingga bakteri dapat bertahan lebih lama di sana," kata Charles Gerba, Ph.D., seorang profesor mikrobiologi lingkungan di University of Arizona.

2. Meja food court
Sekalipun Anda melihat meja sedang dibersihkan, tidak berarti itu bersih, kata panelis Elaine Larson, Ph.D., seorang profesor epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Mailman di Universitas Columbia.

"Kain itu sendiri sebenarnya dapat menyebar bakteri berbahaya seperti E. coli jika tidak diubah dan dicuci secara teratur," ujarnya.

Lindungi diri Anda dengan selalu membawa sebungkus tisu desinfektan sehingga Anda dapat mengelap meja sebelum duduk. Pastikan membeli yang mengandung alkohol maupun agen desinfektan lain.

Food Court Plaza Senayan. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

3. Pegangan eskalator
"Dalam pengujian kami, kami telah menemukan makanan, E. coli, urin, lendir, kotoran, dan darah pada pegangan eskalator. Dan di mana ada lendir, Anda mungkin juga menemukan virus flu dan pilek," kata Gerba.

Maka dari itu lindungi diri Anda sendiri dengan menghindari menyentuh pegangan tangan sama sekali. Kalaupun harus memegangnya, pastikan cuci tangan setelahnya.

4. Fitting room
Anda tidak akan terpapar banyak kuman dari kursi, tapi baju yang Anda coba. "Setelah orang mencoba pakaian, sel-sel kulit dan keringat bisa menumpuk di bagian dalam," kata Philip Tierno, PhD, direktur mikrobiologi klinis dan imunologi di New York University Langone Medical Center.

"Keduanya bisa berfungsi sebagai makanan untuk pertumbuhan bakteri." Anda bahkan dapat mengambil bakteri yang kebal antibiotik, seperti MRSA (Staphylococcus aureus yang kebal terhadap methicillin), hanya dengan mencoba pakaian, kata Tierno.

Mencoba Pakaian di Kamar Pas. (Shutterstock)

5. Konter makeup
Menuju ke konter rias? Sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa antara 67 dan 100 persen dari penguji konter rias terkontaminasi dengan bakteri, termasuk staph, strep, dan E. coli.

"Studi ini menunjukkan kepada kita bahwa seseorang sakit atau pergi ke kamar mandi, tidak mencuci tangan, dan kemudian memasukkan jari mereka ke dalam sampel," kata Tierno.

Tierno menyarankan untuk hindari menggunakan sampel rias umum untuk mengaplikasikan kosmetik ke bibir, mata atau wajah Anda. Atau, gunakan tisu untuk menyeka sampel dan kemudian oleskan produk ke bagian belakang tangan Anda.

BACA SELANJUTNYA

Studi Lancet: Kelahiran Prematur selama Pandemi Menurun, Apa Penyebabnya?