Rabu, 25 November 2020
Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana : Sabtu, 04 April 2020 | 15:00 WIB

Himedik.com - Saat orang-orang panik dengan corona, berita dan mitos soal wabah mulai beredar ke masyarakat. Setidaknya ada lima  mitos beredar yang paling sering ditanyakan orang mengenai virus corona.

Melansir dari The Independent, berikut 5 pertanyaan beserta jawaban Organisasi Kesejatan Dunia (WHO) yang telah dirangkum Suara.com.

1. Dapatkah Covid-19 ditularkan melalui gigitan nyamuk?

Soal gigitan nyamuk, WHO menyatakan bahwa belum ada bukti pasti mengenai seseorang bisa tertular Covid-19 melalui gigitan nyamuk.

Covid-19 adalah virus pernapasan yang menyebar terutama melalui tetesan batuk atau bersin. Virus ini menyebar melalui tetesan air liur atau cairan dari hidung.

2. Bisakah membunuh virus corona dengan pengering tangan dan lampu UV?

Menurut WHO, pengering tangan tidak efektif dalam membunuh virus corona pun untuk melindungi diri dari virus tersebut. Anda hanya bisa melindungi diri dengan sering membersihkan tangan baik mengunakan sabun maupun hand sanitizer.

Setelah tangan Anda dibersihkan, Anda harus mengeringkannya menggunakan tisu atau pengering tangan.

pengering tangan (iStock)

Begitu pula dengan lampu UV yang sebaiknya tidak digunakan untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya. Bukannya terhindar dari virus, radiasi UV malah akan membuat kulit Anda iritasi.

3. Seberapa efektif thermal scanner dalam mendeteksi Covid-19?

Thermal scanner memang efektif dalam mendeteksi orang demam karena infeksi Covid-19.

Namun alat ini tidak dapat mendeteksi Covid-19 untuk orang-orang yang belum mengalami gejala. Sementara itu, butuh berhari-hari orang postif Covid-19 untuk mengalami demam.

4. Apakah menyemprotkan alkohol dan klorin akan membunuh Covid-19?

WHO menegaskan, bahwa menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang telah memasuki tubuh. Menyemprotkan zat-zat tersebut malah akan berbahaya bagi pakaian atau selaput lendir Anda, seperti mata dan mulut.

Ketahuilah bahwa alkohol dan klorin dapat berguna untuk mendisinfeksi permukaan benda, tetapi perlu digunakan di bawah rekomendasi yang tepat.

5. Apakah vaksin pneumonia bisa melindungi dari Covid-19?

Vaksin terhadap pneumonia, seperti vaksin pneumokokus dan vaksin Haemophilus influenza tipe B (Hib), tidak memberikan perlindungan terhadap Covid-19.

Virus ini sangat baru dan berbeda sehingga membutuhkan vaksin sendiri yang saat ini sedang berusaha dikembangkan oleh para peneliti.

Meskipun vaksin ini tidak efektif terhadap Covid-19, vaksinasi terhadap penyakit pernapasan sangat dianjurkan untuk melindungi kesehatan Anda.

 

BACA SELANJUTNYA

Update Covid-19 Global: 11 Negara Capai Total Kasus Lebih dari 1 Juta