Himedik.com - Sebanyak 81 orang meninggal dunia akibat virus corona Wuhan, China. Perkembangan virus mematikan ini pun semakin mengkhawatirkan publik, terlebih seseorang bisa terinfeksi tanpa menunjukkan gejala.
Para ahli di Inggris juga mengingatkan bahwa virus corona bisa menjadi ancaman mematikan bagi orang yang memiliki asma.
Menurutnya, virus corona ini memiliki gejala yang bisa memperburuk asma dan meningkatkan risiko serangan yang berpotensi mengancam jiwa.
Emma Rubach, kepala kesehatan di Asthma UK, mengatakan virus corona dapat menyebabkan masalah pernapasan pada siapapun.
"Tapi, bagi 5,4 juta orang di Inggris yang menderita asma, karena virus ini menyebabkan peningkatan gejala dan risiko serangan asma yang berpotensi mengancam jiwa," ujar Emma Rubach dikutip dari The Sun.
Sekitar 73 orang telah diuji untuk mengetahui terinfeksi virus corona atau tidak di Inggris. Hasilnya, semua orang dinyatakan negatif dari virus corona.
Emma berpendapat bahwa virus corona ini bisa membahayakan kondisi orang dengan asma. Tetapi, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk upaya perlindungan.
"Penderita asma perlu menggunakan inhaler setiap hari seperti yang diresepkan untuk mencegah diri terinfeksi virus corona. Cara ini juga memberikan perlindungan di saluran udara Anda dari waktu ke waktu dan mengurangi risiko serangan asma jika Anda terkena virus," jelasnya.
Emma juga menyarankan agar penderita asma selalu menyimpan inhaler di dekatnya. Sehingga penderita akan lebih mudah menjangkau ketika gejalanya memburuk.
Selain itu, Emma juga menyarankan untuk rutin mencuci tangan demi mengurangi risiko tertular virus corona. Hindari pula berbagi handuk, gelas atau barang-barang pribadi dengan orang lain atau orang yang terinfeksi.
Baca Juga:
Cuddle Itu Menenangkan, Berikut Manfaat Lainnya dari Segi Kesehatan
Profesor Yvonne Doyle, direktur medis dan direktur perlindungan kesehatan untuk PHE, mengatakan kasus Inggris pertama kemungkinan berasal dari seseorang yang sudah terinfeksi datang ke Inggris.
Pihaknya mengaku tidak terlalu khawatir karena sudah pernah berhadapan dengan kasus virus Ebola, SARS dan virus lainnya. Jadi, harapannya mereka lebih siap dalam menghadapi dan mencegah virus corona menyebar lebih parah.
Berita Terkait
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Lebih Dekat dengan Masyarakat
-
Pecahkan Kekhawatiran, VinFast Tawarkan Skema Langganan Baterai yang Inovatif dan Ramah Lingkungan
-
VinFast dan Transisi Energi Indonesia: Menjembatani Retorika Hijau dengan Aksi Nyata
-
Target Ambisius Transisi Kendaraan Listrik Indonesia 2030, Infrastruktur Sudah Siapkah?
-
Strategi Berani VinFast: Mengubah Permainan EV di Asia Tenggara, Dimulai dari Indonesia
-
Bisa Orgasme & Ejakulasi setelah Vasektomi? Fakta Penting yang Wajib Pria Ketahui!
-
5 Manfaat Fisioterapi, Tak Cuma Atasi Nyeri & Cedera
-
Jangan Sepelekan! Kurang Tidur Bisa Bikin Otak Lebih Cepat Tua
-
4 Trik Sederhana Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari, Bakar Kalori Tak Harus ke Gym
-
Ciri-Ciri Menstruasi Normal, Bisa Dilihat dari 3 Hal