himedik.com - Tidak diragukan lagi bahwa tidur sangatlah penting untuk kesehatan tubuh. Nah belum lama ini, peneliti mengungkap bahwa tidur juga baik untuk kesehatan pikiran, sebab tidur dapat membersihkan racun di otak.
Seperti dilansir dari Inc, studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Sains mengungkap bahwa tidur memungkinkan otak untuk "mandi". Dengan tidur, semua racun yang menumpuk sehari-hari akan dibersihkan.
Insinyur biomedis Laura Lewis meminta sekelompok subjek studi untuk mengambil tidur sebentar di mesin MRI untuk mencari tahu. Para peneliti menggunakan electroencephalography (EEG) untuk memantau gelombang otak dari 13 orang dewasa yang sedang tidur.
Para peneliti berpikir bahwa cairan serebrospinal (CSF) dapat membuang limbah beracun serta "membersihkan" otak. Penelitian lalu menunjukkan bahwa pembersihan racun atau sampah di otak sangat meningkat selama tidur.
"Kami telah menemukan ada gelombang CSF yang sangat besar yang muncul di otak hanya saat tidur," kata Laura Lewis. "Efek ini sangat mengejutkan, dan kami juga tertarik pada apa artinya menjaga kesehatan otak, terutama pada gangguan seperti penyakit Alzheimer," terangnya.
Namun, tak hanya penderita Alzheimer atau penyakit lain yang terkait dengan penumpukan racun di otak yang harus diperhatikan. Sebagaimana pakar tidur Maiken Nedergaard berkomentar bahwa penelitian ini memiliki implikasi untuk hampir semua orang.
"Mungkin pesan yang paling penting adalah bahwa tidur adalah hal yang serius," katanya. "Anda benar-benar perlu tidur untuk menjaga otak yang sehat karena menghubungkan aktivitas listrik ke fungsi rumah tangga yang praktis."
Jadi, jika Anda menginginkannya otak tetap sehat, saatnya untuk mematikan lampu di kamar dan memprioritaskan tidur.
Berita Terkait
Terkini
-
Dokter Ungkap Fakta tentang Vertigo & Migrain, Ini Perbedaan Mendasarnya
-
Selain Rokok, Ini Biang Kerok Kanker yang Jarang Disadari
-
Atasi Maag dengan Air Tajin: Solusi Alami dr. Zaidul Akbar
-
Tak Harus Telur, Ini Ide Sarapan Tinggi Protein Lain yang Bisa Dicoba
-
Mitos vs Fakta: 6 Kesalahpahaman Tentang Penyakit Ginjal yang Harus Kamu Tahu