Senin, 25 Mei 2020
Galih Priatmojo | Yuliana Sere : Minggu, 28 April 2019 | 21:00 WIB

Himedik.com - Selain fisik, mental juga butuh dijaga kesehatannya lho.

Kita pasti pernah membaca atau pun melihat para selebriti dan tokoh masyarakat yang secara blak-blakan mengaku mentalnya kurang sehat.

Namun, tidak semua orang menerima perawatan kesehatan mental. Seringkali mereka juga menjalani terapi bertahun-tahun bahkan berpuluh-puluh tahun untuk bisa 'bebas' dari kondisi ini.

Saat ini, beberapa jenis terapi bisa dipertimbangkan jika seseorang mengalami kesehatan mental, seperti dilansir dari livestrong.

1. Terapi seni

Dalam terapi seni, orang didorong untuk mengekspresikan diri secara kreatif dalam bentuk menggambar, melukis, membuat kolase, memahat dan media lainnya.

Terapi seni juga sering mencakup bentuk terapi kesehatan mental tradisional, seperti terapi bicara dan proses menciptakan seni itu sendiri dikatakan memiliki banyak manfaat, terutama untuk anak-anak.

Misalnya meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, keterampilan interpersonal dan strategi coping.

2. Hipnoterapi

Hipnoterapi sering digunakan bersama dengan bentuk lain dari terapi kesehatan mental dan biasanya digunakan untuk membantu seseorang menangani perilaku tertentu, seperti merokok, susah tidur, fobia dan disfungsi seksual.

Hipnoterapi bekerja dengan cara menghambat bagian otak. Dalam sesi hipnoterapi, seseorang menutup mata dan dibantu untuk rileks. Penghipnotis kemudian memberikan saran dan membimbing imajinasi orang tersebut.

Ilustrasi stres di depan laptop - (Shutterstock)

3. Terapi Psikodinamik

Terapi psikodinamik adalah bentuk terapi tradisional kesehatan mental yang menggunakan percakapan mendalam yang membahas dunia eksternal pasien.

Ini digunakan terutama dengan mereka yang berurusan dengan depresi, tetapi juga dapat bekerja untuk orang yang berurusan dengan kecanduan, gangguan kecemasan sosial dan gangguan makan.

4. Terapi Interpersonal (IPT)

Psikoterapi interpersonal biasanya digunakan untuk mengobati gangguan suasana hati, dengan tujuan utama adalah untuk meningkatkan hubungan seseorang dan interaksi sosial untuk membantu mengurangi tekanan yang mereka alami.