himedik.com - Sebuah perusahaan di Australia memiliki kebijakan unik berupa life leave (cuti kehidupan, -red), atau cuti untuk kepentingan kehidupan pribadi. Cuti tersebut bisa diambil karyawan sampai 12 minggu.
Pihak firma akuntansi Ernst & Young menyatakan, cuti kehidupan itu diciptakan agar karyawan mereka benar-benar menikmati waktu jauh dari pekerjaan.
Metro.co.uk megabarkan, Senin (18/3/2019), perusahaan tersebut mengizinkan karyawannya mengambil cuti kehidupan selama enam hingga 12 minggu dalam setahun. Mereka bisa menggunakan cuti itu untuk bepergian, bekerja sesuai minat, atau tidak melakukan apa pun.
Tak hanya menyehatkan mental karyawan, cuti ini diharapkan bisa meningkatkan kepuasan dan produktivitas karyawan.
"Kebijakan kerja yang fleksibel seperti ini diperlukan karena meningkatnya persaingan," kata Kate Hillman dari Ernst & Young Oceana. "Kebijakan ini dimaksudkan untuk memberi jawaban terhadap permintaan yang meningkat akan lingkungan kerja yang fleksibel secara umum, bukan hanya untuk orang tua yang bekerja."
"Kami berinovasi agar tak kehilangan orang-orang ini sementara mereka mengejar minat di luar pekerjaan," tambahnya.
Jumlah generasi muda alias millenials di perusahaan itu juga memotivasi keputusan mereka, karena fleksibilitas adalah faktor kuat bagi millenials yang mencari pekerjaan.
"Tahun depan, 80% dari tenaga kerja kami di seluruh dunia adalah millenials, jadi ini adalah pertimbangan yang sangat penting bagi kami," lanjut Kate.
Semoga perusahaan-perusahaan lain segera menyusul ya. Hihi.
Tag
Terkini
-
Dokter Ungkap Fakta tentang Vertigo & Migrain, Ini Perbedaan Mendasarnya
-
Selain Rokok, Ini Biang Kerok Kanker yang Jarang Disadari
-
Atasi Maag dengan Air Tajin: Solusi Alami dr. Zaidul Akbar
-
Tak Harus Telur, Ini Ide Sarapan Tinggi Protein Lain yang Bisa Dicoba
-
Mitos vs Fakta: 6 Kesalahpahaman Tentang Penyakit Ginjal yang Harus Kamu Tahu