himedik.com - Berkhayal merupakan hal yang lumrah dilakukan setiap orang. Hampir semua orang pernah melakukannya.
Berkhayal bisa berupa harapan, impian, rasa takut, dan rencana untuk masa depan. Selain itu, berkhayal ternyata bermanfaat bagi tubuh. Meski begitu, perlu diingat, terlalu sering berkhayal bisa juga menjadi tidak baik. Dilansir dari Hello Sehat, berikut manfaat yang bisa dirasakan dari berkhayal.
1. Bagus untuk daya ingat
Banyak penelitian menunjukkan, berkhayal bisa membuat seseorang lebih kreatif. Hal tersebut karena ketika berkhayal, seseorang kemungkinan membayangkan hal-hal yang disenanginya atau membuatnya ceria. Jadi, berkhayal pun bisa membuat Anda lebih kreatif dalam beberapa hal.
Penelitian di University of Wisconsin-Medison, Amerika Serikat juga menunjukkan, jika berkhayal membuat daya ingat lebih baik, dibanding dengan yang jarang melakukannya.
2. Manfaat lainnya
Tak sedikit orang yang mengatakan, berkhayal baik untuk kesehatan mental, terutama dalam meredakan stres. Baik stres akibat lelah bekerja seharian, maupun sekadar karena habis bertengkar dengan seseorang.
Hal itu karena pikiran Anda akan mengembara saat berkhayal dan itu bagus dalam melupakan masalah yang sedang dihadapi. Pikiran Anda pun akan menjadi lebih fresh.
Selain itu, Berkhayal diyakini mampu melatih Anda dalam memecahkan masalah. Selain itu, dengan berkhayal, Anda juga lebih bisa termotivasi dalam mencapai tujuan.
Berkhayal dipercaya bisa menjadi salah satu cara terpenting yang bisa digunakan dalam mencapai tujuan akhir.
3. Berkhayal bisa jadi tak baik jika terlalu sering
Meski bermanfaat, berkhayal ternyata merugikan ketika dilakukan terlalu sering. Selain mengganggu fokus, berkhayal juga bisa menjadi kebiasaan buruk jika mulai menganggu kehidupan di dunia nyata, memengaruhi produktivitas, kehidupan sosial, dan kualitas tidur.
Berkhayal bisa jadi menganggu produktivitas saat Anda sedang mengerjakan tugas penting sehingga membuat kerja Anda melambat. Selain itu, berkhayal juga bisa berpengaruh buruk terhadap kesehatan sering melamunkan hal negatif. Hal-hal negatif tersebut kemungkinan bisa merugikan diri sendiri atau orang lain.
Terkini
-
Dokter Ungkap Fakta tentang Vertigo & Migrain, Ini Perbedaan Mendasarnya
-
Selain Rokok, Ini Biang Kerok Kanker yang Jarang Disadari
-
Atasi Maag dengan Air Tajin: Solusi Alami dr. Zaidul Akbar
-
Tak Harus Telur, Ini Ide Sarapan Tinggi Protein Lain yang Bisa Dicoba
-
Mitos vs Fakta: 6 Kesalahpahaman Tentang Penyakit Ginjal yang Harus Kamu Tahu