Himedik.com - Adik dari Kim Kardashian, Khloe Kardashian melahirkan putrinya True Thompson pada 12 April 2018 lalu. Dari situs livestrong, istri dari Tristan Thompson itu berhasil turun 15 kg setelah melahirkan dalam kurun waktu tiga bulan.
Menurutnya kunci dari penurunan berat badannya adalah mengerjakan pekerjaan yang sering ia lakukan sebelum hamil. ''Saya hanya ingin kembali ke rutinitas saya ketika sebelum hamil, yakni bekerja lima hingga enam kali seminggu,'' ungkapnya.
Khloe menjelaskan dia tidak menetapkan target berat badan untuk dirinya sendiri segera setelah melahirkan bayinya, terutama karena dia tidak dapat berolahraga selama enam minggu pertama setelah melahirkan True.
''Tapi sejak saat itu berat badan saya telah turun 15 kg. Saya terkejut bahwa saya telah kehilangan berat badan dengan cepat. Saya menjadi sangat aktif selama dan setelah kehamilan saya,'' katanya.
Penurunan berat badan Khloe yang bisa dibilang signifikan ini juga mungkin ada hubungannya dengan diet yang ia lakukan.
Diketahui ia menjalani diet rendah karbohidrat, protein tinggi, yang meliputi sarapan telur, oatmeal dan buah, daging tanpa lemak, dan salad untuk makan siang. Serta ikan dengan protein dan ubi jalar untuk makan malam.
Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan jika dirinya mengonsumsi buah-buahan, kacang-kacangan serta sayuran sebagai camilan.
Namun, baru-baru ini wanita 34 tahun tersebut mengungkapkan jika ia tidak lagi menyusui, sehingga kemungkinan dia telah memangkas asupan kalorinya.
Pelatihnya, Joel Bouraima mengatakan kepada livestrong bahwa Khloe sudah kembali ke gym enam hari per minggu, mengangkat beban ringan serta treadmill.
Namun, Khloe sendiri menjelaskan jika dia memiliki pandangan yang sehat tentang perjalanan berat badannya, dan tidak dalam persaingan untuk mendapatkan bentuk tubuhnya kembali.
Baca Juga:
Enak Dibuat Jus, Buah Naga Juga Bisa Menyehatkan Kulit
''Saya tidak pernah membandingkan diri saya dengan wanita lain karena setiap wanita memiliki perjalanan mereka sendiri. Kami juga memiliki prioritas yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari kami,'' tulisnya.
''Tetap sehat dan aktif adalah sesuatu yang sangat penting bagi saya. Olahraga adalah sesuatu yang selalu saya gunakan untuk menghilangkan stres,'' lanjutnya.
''Dan sekarang setelah saya punya bayi, saya masih ingin melakukan sesuatu untuk diriku sendiri,'' tutupnya.
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Lebih Dekat dengan Masyarakat
-
Pecahkan Kekhawatiran, VinFast Tawarkan Skema Langganan Baterai yang Inovatif dan Ramah Lingkungan
-
VinFast dan Transisi Energi Indonesia: Menjembatani Retorika Hijau dengan Aksi Nyata
-
Target Ambisius Transisi Kendaraan Listrik Indonesia 2030, Infrastruktur Sudah Siapkah?
-
Strategi Berani VinFast: Mengubah Permainan EV di Asia Tenggara, Dimulai dari Indonesia
-
Bisa Orgasme & Ejakulasi setelah Vasektomi? Fakta Penting yang Wajib Pria Ketahui!
-
5 Manfaat Fisioterapi, Tak Cuma Atasi Nyeri & Cedera
-
Jangan Sepelekan! Kurang Tidur Bisa Bikin Otak Lebih Cepat Tua
-
4 Trik Sederhana Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari, Bakar Kalori Tak Harus ke Gym
-
Ciri-Ciri Menstruasi Normal, Bisa Dilihat dari 3 Hal