Jum'at, 10 April 2020
Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni : Kamis, 06 Februari 2020 | 12:00 WIB

Himedik.com - Perempuan asal China berhasil melahirkan bayi perempuan dalam kondisi sehat, meskipun positif terinfeksi virus corona Wuhan. Persalinannya pun membuat para petugas medis yang membantu ikut terharu.

Wanita yang tidak ingin disebutkan namanya ini, dalam laporan Asia Wire, disebut melahirkan bayi perempuannya pada 30 Januari 2020 lalu. Saat itu ia sudah didiagnosis terinfeksi virus corona yang telah menyebabkan 425 orang meninggal dunia.

Ia positif terinfeksi virus corona setelah kembali dari Wuhan yang merupakan tempat asal wabah virus corona. Akhirnya, wanita itu dilarikan ke Rumah Sakit Harbin Sixth People’s di Heilongjiang.

Karena wanita itu sedang hamil, dokter langsung memutuskan untuk melakukan operasi caesar dan menyelamatkan bayinya.

"Pasien gelisah ketika kami membawanya ke ruang operasi," kara dr Yu Dan, seorang dokter kandungan dari Rumah Sakit Pusat Palang Merah Harbin, dikutip dari Fox News.

Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

Selain itu, pasiennya datang ke rumah sakit tanpa didampingi oleh anggota keluarga karena semuanya sudah dikarantina akibat diduga terinfeksi virus corona.

Beruntungnya, bayi perempuannya lahir selamat dan langsung dipindahkan ke tempat isolasi. Bahkan, kondisi bayi dan ibunya pun tetap stabil setelah persalinan.

Sementara itu, hasil tes medis menunjukkan bayinya negatif terinfeksi virus corona meski ibunya didiagnosis terinfeksi. Meski begitu, bayinya masih dalam pengamatan tim medis selama 14 hari.

Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Sebelumnya, ada pula seorang ibu diduga terinfeksi virus corona yang melahirkan bayi laki-laki di Wuhan, China. Dalam kasus ini, sang ibu juga melakukan operasi caesar karena kondisinya yang makin memburuk dan posisi bayi terlalu menekan rahim.

Ia diduga terinfeksi virus pada awal Januari ketika hamil usia 37 minggu (9 bulan lebih). Namun, hingga melahirkan, belum dikonfirmasi wanita tersebut positif atau tidak.